Saturday, December 20, 2008

Sekerat Belut Sekerat Ular

Saya suka sekali mendengar istilah yang digunakan oleh Datuk Seri Rais Yatim terhadap penutur Bahasa Rojak: sekerat belut sekerat ular. Ini membuatkan saya turut teringat kepada sebuah lagu dalam album Mencari Asal Usul dendangan kumpulan Wings:

Badan Belut Kepala Ular

Kupandang kiri kupandang kanan
Langkah hala ke depan
Langkah mencari langkah menguji
Langkah nasib di sini banyaknya cubaan


Di dalam kota metropolitan
Yang sangatlah termasyur
Ada kalanya hidup manusia
Belut kepala ular banyaknya cerita

Berlari-lari ke sana sini
Mengejar oh fantasi
Keindahannya di kota ini
Di dalam hidup yang seksi
Realiti bukan mimpi
Badan belut kepala ular

(saya tak ingat siapa penulis senikata lagu ini...:)